Nyat Optimis Gelar Pahlawan Nasional Sultan Mahmud Segera Terwujud

invesyigasi.co.id – Dalam berbagai kesempatan, tokoh masyarakat Kepri yang juga anggota DPR RI,  Drs H Nyat Kadir, tak luput minta dukungan doa masyarakat agar perjuangan menjadikan Sultan Mahmud Riayat Syah III sebagai pahlawan nasional dapat terwujud pada tahun ini. Semua prosedur standar sudah dilakukan, tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat.

Ketika memberikan sambutan pada acara berbuka puasa bersama di rumah kediaman Wali Kota Batam H Muhammad Rudi, Minggu (18/06/2017), Nyat Kadir kembali minta dukungan doa masyarakat terkait hal tersebut. Begitu juga ketika berbuka puasa di Gedung LAM Kota Batam sehari sebelumnya.

Nyat mengaku optimis bahwa perjuangan untuk menggapai gelar pahlawan nasional Sultan Mahmud Riayat Syah III akan terwujud kali ini. Berbagai kelengkapan yang diperlukan, termasuk dokumen pendukung, sebagaimana dipersyaratan, sudah berhasil dipenuhi.

Soal kelayakan sepak terjang Sultan Mahmud Riayat Syah III melawan penjajahan Belanda, kata Nyat Kadir, tak perlu diragukan lagi. Bahkan di era Sultan Mahmud Riayat Syah, Belanda mengakui emperium kerajaan Melayu Riau – Lingga – Johor – Pahang.

Perlawanan Sultan Mahmud terhadap Belanda cukup gencar. Pada tahun 1784, misalnya, di bawah kepemimpinan Mahmud Riayat Syah III sebagai Sultan, penjajah Belanda pernah menderita kekalahan dalam perang di perairan Tanjungpinang, ditandai dengan tenggelamnya kapal Malaka’s Welvaren dan ratusan serdadu musuh tewas.

Sultan Mahmud Riayat Syah III, kata Nyat Kadir, juga dikenal punya taktik perang yang mampuni. “Biasanya taktik gerilya terjadi di darat, Sultan Mahmud menerapkan taktik gerilya di laut dan ini sangat ditakuti oleh musuh,” ujar Nyat Kadir, yang menginisasi Talk Show “Napak Tilas Sang Gerilyawan Laut Sultan Mahmud Riayat Syah dari Lingga”, di Jakarta, belum lama ini.

Sultan Mahmud juga memindahkan ibu kota ke Lingga, sebagai salah satu bentuk pertahanan. Selain jarak tempuhnya menjadi sangat jauh, pertahanan untuk menghadang musuh pun sudah dilakukan pada beberapa daerah jalur menuju Lingga. Ini membuat ibu kota kerajaan tak pernah berhasil dikuasai musuh.

Jauh sebelumnya, tahun 2013, menurut Nyat Kadir, usulan Sultan Mahmud Riayat Syah III sebagai pahlawan nasional sudah pernah dilakukan. Ketika itu, di era kepemimpinan SBY sebagai presiden, minta agar dokumen pendukung dilengkapi.

Saat ini, tambah politisi dari Partai NasDem itu, dokumen tersebut sudah tak ada masalah lagi dan ia optimis gelar pahlawan nasional terhadap Sultan Mahmud Riayat Syah III bisa segera teralisasi. Jika demikian adanya, maka dari tanah Kepri memiliki tiga pahlawan nasional yang diakui oleh negara. (NAID)

Sumber : riaukepri.com

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 23 kali.