Mahasiswa Unair Bantu Pasien Jantung dengan Stevity

investigasi.co.id – Lima mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) berhasil menciptakan alat yang diberi nama Stevity (Smart Telemonitoring and Blood Viscosity). Temuan ini diharapkan bisa membantu memonitoring penyakit jantung bawaan (PJB).

Kelima mahasiswa kreatif tersebut adalah Titania, Astryd, Ichrom Septa, Aji Sapta (keempatnya dari S1-Teknobiomedik) serta Kretawiweka (S1-Sistem Informasi). Hasil kreasinya itu kemudian dituangkan dalam proposal Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC). Kini mereka menyatakan siap maju mempresentasikan ciptaannya di ajang kreativitas mahasiswa Indonesia tingkat nasional.

”Kami memperoleh ide untuk membuat STEVITY ini dilatarbelakangi dari 220 juta penduduk Indonesia, bahwa dari bayi yang lahir mencapai 6.600.000 dan 48.800 diantaranya penyandang PJB,” kata Titania, Ketua tim.

Titania menjelaskan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menyebutkan bahwa sering kali PJB tidak memberikan gejala yang khas, sehingga diperlukan pemantauan yang cermat untuk mendeteksi PJB, karena itu dibutuhkan monitoring hingga anak penderita PJB tumbuh menjadi dewasa.

Ia menuturkan, alat ini merupakan inovasi pertama yang mengintegrasikan pengukuran viskositas darah secara non-invasive dan electrokardiograf untuk monitoring dan klasifikasi penyakit jantung bawaan. ”STEVITY ini cukup user friendly bagi tenaga medis, jadi dapat mengidentifikasi bayi yang terkena penyakit jantung bawaan, sejak dari dini dan segera dapat ditangani,” tambah Titania.

Selain itu, Stevity akan menampilkan data dan monitoring pada stevity.com secara real time. Disamping itu, alat ini juga dirancang dengan slot baterai dan dikemas dalam package, sehingga alat ini menjadi portable, artinya dapat digunakan kapan pun dan dimana pun. (Unair/IK-SS)

Sumber : edupost.id

Iklan

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *