Kepri Gelar Empat Pilar Kebangsaan

investigasi.co.id – Empat Pilar Kebangsaan di sosialisasikan kepada masyarakat Kepri , Senin (2/10/2017) di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur Kepri.

Sosialisasi ini dihadiri oleh  Wakil Ketua MPR RI dan yang juga sebagai Ketua DPD RI, DR (HC) Oesman Sapta, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Cucu Soemantri, Huzrin Hood, Anggota DPD asal Kepri, Tokoh-tokoh Kepri, Ketua Partai, Tokoh masyarakat, Ormas, LSM, Mahasiswa dan pelajar serta undangan lainnya.

Sosialisasi ini bertujuan untuk  meningkatkan rasa Nasionalisme Kebangsaan agar Bangsa ini tetap kuat dan kokoh. DR (HC) Oesman Sapta Menghimbau kepada masyarakat bahwa 4 Pilar Kebangsaan itu sudah final. “Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika itu adalah roh dan jiwa kita bangsa Indonesia. Dan NKRI harga mati,” ungkapnya.

“Negara kita terdiri dari beribu-ribu suku, ras dan banyak agama yang diakui. Juga terdiri dari berbagai macam bahasa, beribu-ribu suku, namun kita bisa bersatu padu dalam persatuan yang dinaungi bhinneka tunggal ika”, Ungkapnya.

Kita bersyukur dan bangga  kita memiliki pancasila, karena bangsa lain iri dengan persatuan yang kita miliki. Kita dicoba dirongrong secara ekonomi, dan ideologi. Namun kita tetap teguh dan saya meminta supaya tetap setia pada Bangsa dan Negara ini.

Sementara itu Gubernur Kepri Nurdin Basirun dalam sambutannya mengatakan, ”Masyarakat Kepri yang secara geografis berada di kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara-negara lain. Untuk itu perlu mendapatkan pendidikan dan pemahaman tentang Kesadaran Nasional untuk menjaga NKRI di bawah naungan Ibu Pertiwi”.

Ketua DPRD Prov Kepri Jumaga Nadeak juga mengatakan bahwa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini bermamfaat dalam meningkatkan rasa Nasionalisme kita berbangsa terutama bagi masyarakat Kepri. “Saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap bersatu sehingga Indonesia tidak bisa dirongrong oleh pihak manapun”, Ungkapnya. (edy)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 27 kali.