Sekda Hadiri Paripurna Penetapan Wakil Gubernur Kepri

investigasi.co.id – Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H. TS. Arif Fadillah menghadiri sidang paripurna tentang laporan akhir pansus DPRD Provinsi Kepri terhadap hasil penetapan calon tetap Wakil Gubenrur Kepri sekaligus pemilihan Wakil Gubernur sisa masa jabatan 2016-2021 di ruang rapat sidang utama kantor DPRD, Pulau Dompak, Istana Kota Piring, Tanjungpinang, Kamis (7/12).

Sekda Arif dalam wawancaranya menyambut baik dengan penetapan wakil Gubernur Kepri pada paripurna hari ini.

“Saya bersama Bapak Gubernur menyambut baik penetapan Wakil Gubernur Kepri, karna hal ini juga memang sudah sesuai dengan mekanisme dan aturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Arif.

Sidang paripurna sendiri berisikan laporan panitia khusus tatib pemilihan wagub Kepri yang menjelaskan rangkaian agenda rapat dari awal ditetapkannya panitia hingga rapat akhir penetapan kemudian dari hasil rapat akhir tersebut menetapkan H. Isdianto sebagai calon tunggal Wakil Gubernur Kepri berdasarkan surat keputusan DPRD Provinsi Kepri nomor 40 Tahun 2017 tentang penetapan calon tunggal Wakil Gubernur Kepri sisa masa jabatan 2016-2021.

Dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen pakta integritas terhadap Visi dan Misi Gubernur Kepri. Paripurna ditutup dengan penetapan secara aklamasi calon tunggal H. Isdianto menjadi Wakil Gubernur Kepri berdasarkan surat keputusan nomor 41 Tahun 2017 tentang penetapan wakil Gubernur Kepri sisa masa jabatan 2016-2021.

Pimpinan sidang, Jumaga Nadeak mengatakan bahwa berbagai tahapan dan mekanisme sudah dilewati dalam menetapkan calon tetap Wakil Gubernur Kepri sisa masa jabatan 2016-2021 berdasarkan surat keputusan nomor 37 Tahun 2017.

“Karna sepanjang proses verifikasi hanya ada 1 calon yang memenuhi syarat, dan 1 orang calon lainnya dinyatakan gugur karena hingga batas waktu yang ditetapkan belum melengkapi persyaratan yang telah ditentukan, dalam waktu yang berjalan pihak DPRD juga telah meminta pendapat dari Kemendagri dan Ahli Hukum di pusat untuk meminta saran dan pendapat hukum terkait hanya ada 1 calon Wakil Gubenur, setelah mendapat saran tersebut menyatakan bahwa DPRD sebagai lembaga Perwakilan daerah dapst melakukan dan atau mengambil kebijakan hukum menetapkan 1 nama calon tetap,” ujar Ketua DPRD Kepri tersebut.

Ketua DPRD Jumaga melanjutkan bahwa pada Tanggal 4 Desember lalu Gubernur Kepri telah mengirimkan surat usulan nomor 120/1719/SET yang berisikan tentang keputusan Gubernur yang menyerahkan sepenuhnya pemilihan calon tetap wakil Gubernur kepada pihak DPRD untuk menindaklanjuti sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Untuk itu pada rapat Banmus sebelumnya memutuskan untuk segera menetapkan calon tetap mengingat tenggat jadwal pembahasan ini sudah melewati batas waktu,” sambung Jumaga.

Sementara itu laporan akhir panitia khusus tata tertib pemilihan Wakil Gubernur Kepri sisa masa jabatan 2016-2021 Sahat Sianturi mengatakan bahwa pemilihan kepala daerah merupakan instrumen yang penting dalam membentuk pemerintahan daerah yang representstif dan produktif.

“Terjadinya kekosongan jabatan Wakil Gubernur sejak dilantikanya Wakil Gubernur H. Nurdin Basirun Mei 2016 lalu menjadi Gubernur menggantikan H. Muhammad Sani yang wafat, untuk itu dipandang perlu untuk segera dilakukan pemilihan untuk mengisi jabatan yang kosong agar dapat lebih menjalankan roda pemerintah yang efektif dan efisien,” ujar Sahat.

Hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol. Didit Widjanardi, Danlanud RHF Kolonel Pnb. M. Dadan Gunawan, Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Syahrul, FKPD dan OPD di Lingkungan Provinsi Kepri. Hadir juga Mantan Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo, Mantan Bupati Bintan Ansar Ahmad, 31 orang anggota dewan, insan pers berserta tamu undangan lainnya.(Aldo/Humas)

Sumber : kepriprov.go.id

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 20 kali.