Sejarah Kota Tanjungpinang dilalui Gerhana Matahari Cincin

Tanjungpinang, Investigasi.co.id – Gerhana matahari cincin tercatat dalam sejarah Kota Tanjungpinang di gedung gonggong, Kamis (26/122019).

Walikota Tanjungpinang, Syahrul menyatakan fenomena alam langka tersebut sebelumnya pernah terjadi di Tanjungpinang sekitar 135 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1861. Hal ini tercatat dalam di dalam buku karangan Raja Ahmad di Pulau penyengat, yang berjudul ilmu falak atau ilmu astrologi.

“Alhamdulillah, kejadian serupa kini terulang lagi di Tanjungpinang,” kata Syahrul saat menyaksikan gerhana matahari cincin di halaman gedung gonggong, Tanjungpinang.

Bahkan untuk mengenang momentum matahari cincin ini, Syahrul akan membuat sebuah prasasti atau monument gerhana tersebut.

“Rencananya 2020 nanti akan kita realisasikan,” tambahnya.

Syahrul juga merasa terkesan, karena dari enam provinsi di Indonesia yang dilalui gerhana matahari cincin, Tanjungpinang mendapat kehormatan dari Institute Teknologi Bandung (Bandung) , karena telah menyediakan alat berupa teleskop, teropong bintang, dan kacamata matahari bagi warga setempat yang menyaksikan peristiwa tersebut.

“Sebuah penghargaan bagi Tanjungpinang, karena ITB langsung turun ke sini untuk mengamati gerhana matahari cincin,” sebutnya.

Lanjut Syahrul, momentum ini juga menjadi edukasi bagi masyarakat melalui kegiatan seminar pendidikan bagi guru SMP/SMA se kota Tanjungpinang, bahwa setiap fenomena alam yang telah di atur Allah SWT harus selalu disyukuri.

“Maka itu hari ini kami gelar sholat gerhana matahari sebagai wujud sara syukur akan kekuasaan Allah SWT,” ucapnya.

Tampak masyarakat sagat antusias menyaksikan gerhana matahari cincin yang terjadi sejak pukul 10:29 WIB hingga 14.30 WIB.

Editor : edi

Sumber : antaranews.com

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 27 kali.