Mengintip Sekolah yang Bercocok Tanam dan Tanaman Hidroponik di Tanjungpinang

investigasi.co.id, Tanjungpinang – Sekolah tidak hanya mendidik para siswa/siswinya dalam hal mendapatkan ilmu pengetahuan dari lebaran buku demi buku. Tapi, banyak hal yang bisa dilakukan untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada para siswa/siswi. Bisa saja proses mengajar tidak hanya di dalam ruang kelas secara formal, tetapi juga bisa di luar ruangan.

Seperti yang dilakukan oleh SMKN 4  Tanjungpinang di km 14,  Provinsi Kepulauan Riau. Dengan memiliki pekarangan sekolah yang terbilang cukup luas. Pihak sekolah menerapkan teknik bercocok tanam dan tanaman hidroponik dilingkungan sekolah .
Tanaman hidroponik yang dikenal dengan melakukan budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Dinilai cocok untuk diterapkan di lingkungan SMKN 4 Tanjungpinang.
Kota Tanjungpinang, merupakan daerah yang memiliki ekonomi masyarakat yang pada umumnya bertani dan nelayan. Tentunya, dengan hadirnya bercocok tanam dan tanaman hidroponik, turut memberikan edukasi masyarakat di lingkungan sekolah.
Waka Humas sekolah SMKN 4 Tanjungpinang Amirulmukminin mengatakan bercocok tanam hidroponik dilingkungan sekolah sangat banyak manfaatnya, selain untuk membuat lingkungan lebih nyaman, juga menjadi salah satu momen untuk bahan edukasi bagi para siswa/siswi.
“Kegiatan ini bertujuan memanfaatkan pekarangan sekolah juga memberikan edukasi kepada warga sekolah untuk mencintai lingkungan. Banyak jenis tanaman sayur yang ditanam tanpa media tanah seperti, kangkung dan bayam,” jelasnya, Selasa (07/01/2020).
Menurut pihak sekolah, ke depan para siswa/siswi diharapkan bisa mengembangkannya di masing-masing rumah. Selain itu hidroponik juga dapat menjadi bagian dari wujud pelaksanaan visi sekolah, yang didalamnya ingin mewujudkan siswa yang berjiwa wirausaha, cinta lingkungan dan tujuan sekolah Adiwiyata .
Selain menerapkan pola tanam hidroponik, SMKN 4 Tanjungpinang juga memiliki green house yang ditanami aneka jenis tanaman dan hasilnya bisa manfaatkan oleh warga sekolah seperti jagung, cabe dan sayuran lainnya.
“Pihak sekolah terus meningkatkan kualitas pendidikan disekolahnya dengan selalu memberikan motivasi diri dan mencintai lingkungan sekolah . Salah satunya dengan memberikan motivasi kepada warga sekolah manfaatkan lingkungan sekolah,” ujarnya. (edi)
Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 55 kali.