Tumpas Habis Dinasti Politik Dari Bumi Segantang Lada

Yusdianto Ketua Gempita Kepri (Kiri), Solihin Ketua Gebrak Kepri (Kanan)

Investigasi.co.id | Kepri – Menjelang digelarnya Pilkada (Pemilhan Kepala Daerah) Serentak di tanah air, suasana perpolitikan pun tampak mulai menghangat. Baik di pusat maupun di daerah, Sabtu ( 28/04/2020 ).

Saat ini, bagi sosok yang berniat maju memeriahkan pesta demokrasi, secara berangsur mulai merapat ke Partai yang dianggapnya bisa mengantar dirinya menuju kursi kekuasaan. Sayangnya, sistem’ yang berlaku justru terkesan menghalalkan kebiasaan yang cenderung menerapkan sistem’ Nepotisme alias Dinasti.

Maka, muncul lah istilah Dinasti Politik. Hal ini memang terjadi di sejumlah daerah. Padahal, jelas-jelas telah tertuang didalam Undang-Undang nomor 8 tahun 2005 Pasal 7 huruf r, tentang Pilkada.

“Undang-Undang ini dibuat semata-mata untuk memutus mata rantai Dinasty Politik, Agar tidak terjadi tindakan Koruptif dan tidak terjadi penyalahgunaan wewenang,Makanya, jika sistem Dinasti Politik ini tidak segera diberantas, tentu akan menetaskan embrio kerajaan-kerajaan kecil di daerah.

” Tak terkecuali,Peta politik di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang akhir-akhir ini cenderung mulai memanas. Bahkan, ada yang mulai memajangkan fotonya di Baliho yang menancap di beberapa tempat,”

Menanggapi hal diatas, Yusdianto ketua LSM Generasi Muda Peduli Tanah Air (Gempita) Provinsi kepri, mengkritik keras sistem yang bernuansa Dinasti tersebut.

“Bagi saya, sangat tidak terima jika sistem Dinasti masih saja diterapkan dalam proses Pilkada mendatang, Karna hal itu, akan melahirkan dan mewujudkan persekongkolan kedepannya,”

Harapan saya, tumpas habiskan saja sistem politik Dinasti dari negeri ini,” kata pria berambut ikal ini lantang.

Ternyata tanggapan Ketua Dewan pimpinan Wilayah (DPW) LSM Generasi Muda Peduli Tanah Air (Gempita )Provinsi Kepri ini, juga mendapat respon dari Sholikin, Pria yang menjabat sebagai Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Provinsi Kepri, memicu adrenalin nya untuk ikut mengomentari penerapan sistem Dinasti yang cenderung dihalalkan,” loh . . . ! Siapa pun tau kalau sistem Dinasti politik terus diterapkan di negeri ini, tentu akan melahirkan kelompok-kelompok kecil yang siap membangun kerajaan keluarganya,”

Makanya, jangan pernah membiarkan sistem benalu itu tumbuh subur, Hal itu harus diberangus dan jangan pernah diberi peluang,”sebut Sholikin di kantornya.

Editor : T.4z.
Sumber : Gempita/Gebrak.

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 121 kali.