Sekolah di Karimun Jadi Alternatif Tempat Penampungan TKI Asal Malaysia

Ruangan Kelas SMPN 2 Tebing Karimun

Investigasi.co.id | Karimun – Beberapa sekolah di Karimun akan menjadi tempat penampungan sementara TKI asal Malaysia, karena ribuan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia dipulangkan melalui Karimun akibat penguncian negara tersebut, hal ini menimbulkan kepanikan bagi masyarakat Karimun terutama sekolah menjadi alternarif tempat penampungan TKI asal Malaysia. Pasalnya, warga khawatir TKI yang pulang dengan jumlah ribuan tersebut sulit dideteksi apakah suspect corona atau bukan.

“Kami sangat khawatir sekolah menjadi salah satu tempat penampungan TKI asal Malaysia, sebab dengan pemulangan TKI sebanyak itu, akan sulit mendeteksi apakah mereka sudah suspect corona atau bukan,” ujar Maefiandri, salah satu guru di Karimun kepada investigasi.co.id, Senin (31/3/2020).

“Rencananya sekolah kami di SMKN 1 Karimun akan dijadikan tempat penampungan sementara para TKI asal Malaysia,” ungkapnya.

Sementara ini SMPN 2 Tebing Binaan akan dijadikan penampungan sementara, kalo udh penuh akan berlanjut ke SMAN 4 Binaan dan baru ke SMKN 1 Karimun.

“Apel persiapan prasarana dan perlengkapan penanganan covid 19 di SMPN 2 Tebing dan pengambilan tenda DU sudah dilakukan semalam, dan malam ini para TKI asal Malaysia sudah menginap di SMPN 2 Tebing,” uangkap Maefiandri.

Apel persiapan prasarana dan perlengkapan penanganan covid 19 di SMPN 2 Tebing 

“Kemarin awalnya karantina di Gor Badang Perkasa, ternyata banyak warga tidak setuju dan 2 hari yang lalu di demo oleh warga sekitar, lalu di pindahkan ke alternatif lain yaitu SMPN 2, SMAN 4 danSMKN 1 Karimun, karena lokasinya memang jauh dari tempat keramaian,” ungkap Maefiandri.

Sekolah adalah tempat yang bersih dan sehat dari segala macam penyakit, karena sekolah mempunyai konsep sehat, sekolah tidak hanya meliputi fisik, tetapi juga kesehatan dari arti social dan psikis. Ini berarti konsep sekolah sehat mengacu pada defenisi kesehatan dari Word Health Organization (WHO) yang menggambarkan kesehatan secara luas sebagai keadaan (status) sehat utuh secara fisik, mental (rohani) dan social, dan bukan hanya suatu keadaan yang bebas dari penyakit, cacat dan kelemahan.

Jadi alangkah tidak bijak dan disayangkan sekolah dijadikan tempat penampungan sementara TKI asal Malaysia, dan apakah tidak ada alternatif lain selain sekolah dijadikan tempat penampungan.

Maefiandri berharap Pemerintah Kabupaten Karimun bergerak cepat memantau TKI yang dipulangkan lewat Karimun ini, dan mempertimbangkan dengan serius apabila sekolah dijadikan tempat penampungan sementara TKI asal Malaysia.(Edi)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 125 kali.