Waduk Air Sei Pulai Menyusut Minus 110 cm, Warga Tidak Mendapat Posokan Air Selama 6 Hari

Investigasi.co.id | Tanjungpinang – Waduk air Sei Pulai menyusut hingga minus 110 cm, sehingga warga Jalan Brigjend Katamso km. 2 dan sekitarnya tidak mendapat pasokan air hingga Sabtu (4/4/2020).

Salah satu warga yang akrab di sapa Linda, mengeluh tidak mengalirnya air kerumah  selama 6 hari. “ Air di bak dan drum penampungan air kami udah kosong selama 6 hari, mau pesan air dari tangki lori pun susah harus antrian dulu,” ungkap Linda.

Linda berharap PDAM Tirta Kepri bisa memberikan solusi untuk mendapat pasokan air, sehingga kami bisa melakukan kegiatan sehari hari dirumah, karna air merupakan kebutuhan pokok bagi kami.

“Kondisi air di Sei Pulai minus 110 cm,  kapasitas produksi berkurang, pelanggan yg tdk mendapat pasokan air silakan membawa surat keterangan dari RT setempat untuk mendapatkan air dari tangki lori,” Ujar Kabag. Teknik PDAM Tirta Kepri, Wahyu kepada media investigasi.co.id Sabtu (4/4/2020).

Meskipun posisi waduk utama Sei Pulai dengan luas 60 hektar itu mengalami penyusutan, namun pihak PDAM Tirta Kepri tetap berusaha agar warga mendapat pasokan air melalui tangki lori dengan memberlakukan sistem jadwal dalam pendistribusian air ke warga.

“Mengingat kondisi Waduk Sei Pulai kondisinya minus 110 cm, agar warga berhemat menggunakan air. Hujan yang turun beberapa hari ini belum berdampak signifikan terhadap kondisi waduk, “imbau Wahyu.

Wahyu pun menyatakan, apabila apabila air tidak mengalir sesuai jadwal, agar pelanggan segera menghubungi PDAM Tirta Kepri. “Kita akan bantu dengan mobil tangki, “ tandasnya. (edi)

Iklan

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *