LSM GETUK Gandeng Polsek Bintan Timur Bagikan Masker

Investigasi.co.id | Bintan – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Tuntas Korupsi (LSM GETUK) Kepulauan Riau (Kepri), bekerja sama dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Bintan Timur membagikan masker kepada masyarakat di 5 titik lokasi di seputaran Kota Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Minggu (07/06/2020).

Adapun lokasi titik pembagian masker di Taman Kota Kijang seperti Simpang Tugu Tanjak, Simpang Tugu Relief, Kedai Kopi Kongkow, Kedai Kpi Mak Ngah, Kedai Kopi Iman, Pasar Barek Motor dan Pelabuhan Pantai Indah.

“Ada sebanyak 500 masker yang akan kita bagikan hari ini, pada pukul 15.00 WIB di wilayah Bintan Timur,” ungkap Ketua Harian LSM GETUK, Tengku Azhar pada Investigasi.

Adapun kegiatan pembagian masker ini, lanjut Tengku, merupakan bentuk kepedulian dari Yayasan Indonesia Segantang Lada Bintan (YISLB) kepada masyarakat pasca pandemi Virus Corona (Covid-19) dalam bentuk sosial.

Dalam pembagian masker tersebut, kata Tengku, ada 4 anggota LSM GETUK yang turun ke lapangan dan didampingi oleh 3 personil dari Polsek Bintan Timur.

“LSM GETUK mengucapkan terima kasih atas pendampingan dari jajaran Polsek Bintan Timur yang ikut bersinergi dalam pembagian masker kepada masyarakat,” ujar Tengku.

Tengku menambahkan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama YISLB dengan LSM GETUK Kepri untuk membagikan masker kepada masyarakat Kecamatan Bintan Timur.

Sementara itu, Kapolsek Bintan Timur, Kompol Krisna Ramadhani YAL, SIK, melalui Kanit Intel Polsek Bintan Timur, AKP Ngatno, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh LSM GETUK.

Polsek Bintan Timur juga memberi himbauan kepada masyarakat, dalam pencegahan dan memutus mata rantai Virus Corona (Covid-19) agar selalu mengunakan masker apabila bepergian keluar rumah.

“Atas nama Kapolsek Bintan Timur beserta jajaran mengucapkan terima kasih atas giat dan peduli masyarakat menuju new normal di pandemi Covid-19,” tutur Ngatno. (Edy)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 39 kali.