Erick Thohir Pangkas 35 BUMN, Kini Tersisa 107

Menteri BUMN Erick Thohir mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.

Investigasi.co.id | Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memangkas 35 BUMN yang semula jumlahnya 145 perusahaan dan saat ini tersisa 107 BUMN. Hal tersebut diungkapkan Erick saat rapat dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (9/6/2020).

“Dari 142 BUMN, sekarang kita kategorikan BUMN jadi 107. Jumlahnya turun signifikan,” ungkap Erick.

Kedepannya Erick berniat mengurangi lagi perusahaan pelat merah yang ada. Hal ini kita lakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2020 tentang Pembentukan Tim Percepatan Restrukturisasi BUMN.

“Berikutnya Kita akan turunkan terus kalau bisa sampai ke angka 70 sampai 80. Tahap satu sudah kita lakukan dan berikutnya akan coba lagi lakukan,” kata Erick.

Tak hanya itu, Erick juga telah memangkas klaster-klaster BUMN yang ada. Tadinya, terdapat 27 kluster dan saat ini dipangkas hanya menjadi 12 klaster BUMN.

Dari 12 kluster tersebut seperti klaster energi dan gas, klaster minerba, klaster perkebunan dan kehutanan, klaster pupuk dan pangan, klaster farmasi, klaster industri pertahanan, klaster asuransi, klaster media, klaster infrastruktur, klaster pariwisata, serta klaster sarana dan prasana.

Erick juga mengatakan bahwa kluster ini terbentuk berdasarkan kajian yang dilakukan berdasarkan value chain dan supply chain, selain itu kita juga bisa mensinergikan core business yang ada. (Edy)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 18 kali.