Industri di Batam Siap dengan Kenormalan Baru

Investigasi.co.id | Batam – Plt. Gubernur Kepri mengapresiasi sejumlah perusahaan di Batam yang telah menerapkan kenormalan baru. Begitupun dalam menjalankan aturan protokol kesehatan.

Secara umum,  perusahaan telah menyadari pentingnya mematuhi dan menjalankan aturan protokol kesehatan. Ini akan menguntungkan perushaaan untuk  beraktifitas secara aman.

“Satu sisi produktifitas terus berjalan, dan satu sisi kesehatan bisa terus terjaga“  kata  Isdianto saat meninjau sejumlah perusahaan di Kawasan Industri Panbil Batam, Jum’at (19/6).

Peninjauan diawali ke PT Amtek Enginering di Kawasan Cammo Industrial Estate Batam Senter, berlanjut ke PT Schanider Kawasan Industri Batamindo dan terakhir ke PT TDK Electronics Indonesia Kawasan Industri Panbil.

Dijelaskan Isdianto sejuah ini dari peninjuannya, perusahaan tidak mengalami kendala berarti. Mereka bahkan sangat siap menerapkan aturan baru sebagai bentuk wujud dan dukungan penerapan kesehatan.

Meski ada konsekuensi  perubahan  yang terjadi, dari mulai penggunaan policarbonate partition untuk memisahkan satu meja dengan meja lain, penyediaan saran cuci tangan, masker hingga penyemprotan disinfektan.

“Semua itu, tidak mempengaruhi produktifitas dan kinerja secara umum. Bahkan perusahaan mengakui lebih aman karena kesehatan pekerja menjadi lebih tejamin. Dan itu yang terus dijaga pengusaha, ” tambah Isdianto bangga.

Isdianto juga bersyukur, perusahaan sadar betul serta makin disiplin dalam menjaga kesehhatan. Bahkan klinik yang ada juga makin dilengkapi dengan penunjang sarana kesehatan. Itu grstis untuk para karyawannya.

Tak lupa Isdianto juga terus menekankan pada jajaran  manajemen akan pentingnya pemahaman pada karayawan akan terus mematuhi aturan protokol kesehatan ditengah kondisi pandemi ini. Sebab kalau sampai imi tidak diindahkan, akan ada konsekuensi yang harus diterima perusahaan.

Kunjungan kali ini juga turut didampingi Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kapolda Kepri Irjend  Pol Aris Budiman, Walikota Batam Muhammad Rudi, Tim Gugus Tugas  Percepatan Covid 19 Kepri dan Kota Batam. Termasuk jajaran manajemen, owner termasuk  Jhon Kenendy dari Panbil Industrial Estate.

Usai peninjauan, Isdianto mengungkapkan jika mereka meninjau untuk memastikan kesiapan industri menjalani new normal. Selain protokol kesehatan yang ditaati, diakui jika pihaknya juga menanyakan produktivitas karyawan dan perusahaan. Bahkan di PT Amtek, produktivitas karyawan naik.

“Terbukti semua yang kita tanya tadi berjalan dan mengikuti aturan. Sudah dipastikan berjalan dan jarak antar karyawan dijaga,” bebernya.

Isdianto menilai, kebijakan Batam tidak menerapkan PSBB, mampu menjaga industri.

“Jadi kebijakan tidak menerapkan PSBB atau lock down, baik untuk industri. Jadi industri tidak ada yang tutup dan produktivitas berjalan seperti biasa,” imbuhnya.

Masih ditempat sama, HM Rudi mengatakan jika mereka mendukung industri tetap beroperasi. Dengan pengoperasian perusahaan yang berjalan, memberikan dampak kepada masyarakat, sebagai karyawan.

“Tapi yang cari makan, harus menjaga. Jadi saya minta, jaga kesehatan dan jaga jarak. Semua jalan, tapi semua mengikuti dan menjalankan aturan,” imbuhnya.

Sumber : Humas Kepri

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 5 kali.