Pasca Pandemi, Alokasi Dana Desa Kepri Turun 1,09 Persen

Investigasi.co.id | Tanjungpinang – Pememerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Disduk Capil Provinsi Kepri mengatakan Pandemi Covid-19 di Provinsi Kepri ternyata berdampak pada menurunnya alokasi dana desa tahun 2020 sebesar 1,09 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Disduk Capil Provinsi Kepri Sardison di Tanjungpinang,Senin (10/8).

Dikatakan Sardison, pasca pandemi Covid-19 ini alokasi dana desa di Provinsi Kepri juga ikut terkena refocusing anggaran sebesar Rp 2,97 Miliar.

“Atau menurun sekitar 1,09 persen dari alokasi dana desa sebelumnya yang mencapai Rp273.346.665.000, kini alokasi dana desa hanya sekitar Rp270.374.740.000,” ungkap Sardison.

Sardison mengatakan bahwa alokasi dana desa di Provinsi Kepri tahun 2020 ini diberikan kepada 275 desa yang ada di Provinsi Kepri.

“Saat ini sudah kita salurkan sekitar Rp234 miliar, ungkap Sardison.

Dikatakan Sardison,  untuk penyaluran tahap satu sudah tuntas dilakukan. Adapuan realiasasi anggaran tahap satu adalah sebesar Rp133.079.757.600 yang disebar ke 275 desa yang ada di lima Kabupaten di Provinsi Kepri. 

“Sedangkan untuk tahap dua sampai 4 Agustus 2020 lalu realisasinya adalah sebesar Rp101.003.841.000 ,” jelas Sardison.

Sardison mengungkapkan dari 275 desa yang menjadi target penerimaan dana desa,saat ini yang sudah sampai ke 258 desa yang ada di Kepri.

“Melihat dari jumlah tersebut masih ada 17 desa yang belum menerima dana desa ini,” tegas Sardison.

Sumber : Kominfo Kepri

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 6 kali.