Obyek Wisata Air Terjun Temburun Kurang Perhatian Pemerintah Daerah

Investigasi.co.id | Anambas – Obyek Wisata Air terjun tujuh tingkat yang terletak di desa Temburun pesisir, kecamatan siantan kepulauan kabupaten Anambas (KKA) butuh perhatian Pemerintah Daerah, Minggu (30/08/2020).

Salah satu pengunjung asal desa tambon kota tarempa Ari (32) yang sedang berliburan bersama keluarga nya berharap, kepada pemerintah daerah agar lebih memperhatikan dan dapat memperindah kembali, kondisi disekitar tempat wisata lokal air terjun yang kurang terawat.

“Banyaknya sampah yang menumpuk, membuat para pengunjung yang datang, merasa kurang nyaman dan tidak berlama-lama menikmati ke Asrian alam diseputar air terjun desa temburun itu,” ucap nya.

Keadaan ini, kurang nya rasa kepedulian kita bersama, untuk terus bisa menjaga kebersihan disekitar lokasi, bahkan pamplet larangan maupun himbauan, tak satu pun terlihat diseputaran air terjun.

Pada hal, ” Jika keseriusan pemerintah daerah selalu memperhatikan tempat obyek wisata ini, tentunya mampu menghidupkan perekonomian masyarakat kecil sekitar dan dapat membuka lapangan pekerja, apalagi jika obyek wisata lokal ini dikelola dengan baik sehingga pengunjung akan terus berdatangan disetiap hari liburan,” harap Ari.

Kembali Ari menjelaskan, kepada investigasi.co.id. Lokasi air terjun desa temburun ini, hanya menempuh jarak 20 kilo meter lebih kurang dari kota Tarempa, dengan memakan waktu sekitar 25 menit, jika mengunakan kendaraan sepeda motor,”

,”Namun sangat disayangkan, fasilitas yang kini mulai kusang dan tidak terawat, membuat akses jalan menuju keatas air terjun tertupi lalang,”

Padahal pondok-pondok tempat santai tersebut, sangat bermanfaat sekali bagi pengunjung, ketika turun hujan ataupun kepanasan, mampu menjadi tempat berteduh dan santai buat pengunjung yang datang.

Kalau terus dibiarkan, maka keindahan wisata lokal air terjun Temburun ini, akan hilang daya tarik nya,” terang nya kembali.

Ari menambahkan,”Dulu nya air terjun ini ramai dikunjungi oleh wisata lokal maupun luar daerah, meskipun kita tau saat ini pandemi covid-19 yang terus meningkat dikepulauan Riau, namun paling tidak wilayah kepulauan anambas yang masi terjaga, mampu menjadi daya minat wisata lokal untuk datang ke temburun.

Disamping itu, air terjun temburun ini juga, merupakan sumber mata air untuk kehidupan masyarakat banyak.

Ditempat terpisah, ketua pemuda desa temburun heri (44) juga keluhkan penerangan lampu jalan, karena keadaan ditempat kita saat ini, jika bepergian ke kota Tarempa di malam hari, sangat gelap dan rawan kecelakaan, bahkan lokasi air terjun ini pernah saya temui, anak-anak tangung mangkal dilokasi air terjun dalam keadaan gelap,” ungkap tokoh pemuda temburun sambil menutup pembicaraan nya yang tak jauh dari lokasi air terjun tersebut.

Penulis : T.4z

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 58 kali.