Incar Medali, KONI Kepri Bantu Peralatan 15 Cabor Lolos PON Papua

Investigasi.co.id | Batam – Jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021,  KONI Provinsi Kepri menggelontorkan Rp970 juta untuk membeli peralatan, bagi 15 cabang olahraga (cabor) yang lolos Pekan Olahraga Nasioal (PON) XX Oktober 2021 di Papua. Dari 15 cabor yang mengajukan proposal pembelian peralatan tersebut, hampir semua bisa terpenuhi KONI Kepri.

“Cabor yang lolos PON XX mengajukan proposal pembelian alat, kemudian proposal tersebut diverifikasi dengan memangil perwakilan pengurus cabor, pelatih, dan atlet. Hasilnya, Rp970 juta kita gelontorkan. Penggelontoran terbesar cabor layar,” ujar Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Kepri, Syawaluddin kepada wartawan di Sekretariat KONI Kepri di Sukajadi seperti di lansir katasiber.id, Jumat (4/9).

Peralatan cabor layar terbesar lantaran membeli perahu laser racing dan coach boat. Pada PON XIX tahun 2016 lalu di Jawa Barat (Jabar), cabang layar mempersembahkan lima emas dari total tujuh emas yang diraih Kepri. Ini juga pertimbangan bagi KONI Kepri membeli peralatan cabor layar tersebut meskipun mahal.

Saat ini, KONI Kepri menunggu spesifikasi alat yang dibutuhkan cabor. Setelah itu, pihak ketiga yang membeli peralatan tersebut. Pihak KONI Kepri merencanakan seminggu ke depan spesifikasi alat dari masing-masing cabor bisa didapatkan dan langsung bisa dibagikan.

“Nanti pengambilan alat juga di Sekretariat KONI Kepri, karena ada berita acara penyerahan dan fakta integritas siap berlatih keras mempersembahkan prestasi terbaik bagi Provinsi Kepri,” ungkap Syawaluddin.

Ke-15 cabor Kepri yang lolos PON XX adalah atletik, billiard, catur, futsal, karate, layar, menembak, Muay Thai, pencak silat, renang, selam, sepak takraw, tarung derajat, tinju, dan wushu. Dari 15 cabor ini terdiri 51 atlet didampingi 23 pelatih sehingga totalnya 74 orang.

Wakil Ketua Umum KONI Kepri, Maifrizon menambahkan selama ini cabor layar menyumbang medali emas untuk Provinsi Kepri. Sehingga, harga perahu laser racing dan coach boat mahal tapi tetap dibeli agar atlet bisa berlatih lebih maksimal dan lebih banyak lagi mendulang prestasi medali emas.

“Ada juga satu senjata pertandingan dan pelurunya yang dibeli untuk cabor menembak, kita minta spesifikasi dan izinnya berkoordinasi ke persatuan menembak Indonesia (Perbakin) Kepri,” terangnya.

Pelatih atlet menembak Kepri, Iptu TNI AL Alex Candra memberikan apresiasi kepada KONI Kepri yang memberikan respons besar memperhatikan kebutuhan atlet untuk berlatih. Atlet menembak Kepri yang lolos PON XX seorang mahasiswi kedokteran Universitas Batam (Uniba).

“Kami memberikan apresiasi kepada KONI Kepri atas perhatiannya kepada kami,” ujar Alex, usai verifikasi alat yang dibutuhkan.

Ketua Umum KONI Kepri, Usep RS, berharap setelah peralatan dibeli dan diberikan kepada masing-masing cabor yang lolos PON XX, agar semangat dan giat berlatih. Pada PON XIX tahun 2016 lalu di Jabar, Provinsi Kepri meraih peringkat 19 dengan perolehan tujuh medali emas, empat perak, dan tujuh perunggu.

“Pada PON XIX cabor layar meraih lima emas, kita doakan pada PON XX nanti bisa bertambah banyak. Kita berharap Provinsi Kepri bisa memperbaikir peringkat PON nanti dari 19 menjadi 15. Masih ada sekitar setahun lagi penyelenggaraan PON XX, kami harap atlet cabor giat berlatih. Raihlah kebanggaan bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk Provinsi Kepri,” semangat Usep.

Kepada cabor yang tak lolos PON XX, Usep juga memotivasi agar tak berkecil hati dan tetap giat berlatih. Terutama di era covid-19 ini, giat berlatih olahraga selain mengasah keterampilan juga meningkatkan imunitas tubuh kuat melawan covid-19.

“Kami bangga masyarakat Kepri banyak yang bersepeda. Kalau bisa olahraga bukan karena covid-19 ini saja, tapi olahraga membina prestasi,” pesan Usep.

Kepada seluurh atlet cabor, Usep mengimbau agar terus giat berlatih baik untuk meningkatkan imunitas tubuh juga terus meningkatkan keterampilan atau keahliannya berolahraga.

“Kita berharap nanti, siapa pun Gubernur Kepri terpilih agar memperhatikan olahraga, dan mendukung pemberian bonus bagi atlet yang meraih prestasi pada PON XX Oktober 2021 nanti,” harap Usep. (*/sp)

Sumber : katasiber.id

Editor : es

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 72 kali.