Atlet Tanjungpinang Perkuat Kontingen PON Kepri Papua 2021

Investigasi.co.id | Tanjungpinang – Altet Tanjungpinang memperkuat kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) Provinsi Kepri di Papua 2021. Jadwal PON Papua rencana awalnya di selenggarakan September 2020 ditunda menjadi awal tahun 2021.

Para atlet Tanjungpinang tetap melakukan latihan supaya ketahanan tubuh tetap bugar dan sehat. Supaya tidak terpapar virus Covid-19. Karena, beberapa event akan tetap diikuti, salah satunya Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, 2021.

Baru-baru ini, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tanjungpinang, H Adnan dan pengurus lainnya, bersilaturahmi dengan Plt Walikota Hj Rahma, di kantor Walikota Tanjungpinang di Senggarang.

Adnan bersama dengan pengurus lainnya, melaporkan kondisi pembinaan atlet di Kota Tanjungpinang ditengah pandemi Covid-19. Dalam pertemuan itu, Ketua KONI juga menyampaikan ada beberapa atlet asal Tanjungpinang, memperkuat kontingen PON Provinsi Kepri di PON Papua 2021.

Mereka adalah Bharata Surya Darma (catur), Yurnita lari 100 meter putri (atletik), Edi Siswato lari 100 meter putra (atletik), Nadia Eryaningrum cabang menembak untuk kelas individual 10 meter air rifle putri. Kemudian, cabang renang Sky Leonardo Yeo untuk 50 meter dan 100 meter gaya ganti putra.

Kemudian, Adnan juga melaporkan kalau di Tanjungpinang ada beberapa cabang olahraga dijadikan tempat latihan mandiri bagi atlet PON Kepri yang lolos. Diantaranya, cabang menembak yang lapangan menembak milik Marinir. Cabang renang digelar di kolam renang Dendang Ria, cabang atletik digelar di stadion Dompak Tanjungpinang.

“ Plt Walikota, Rahma memberikan saran dan imbauan, atlet tetap latihan, menjaga kesehatan dan kebugaan dan terutama atlet yang lolos PON, tetap harus latihan dengan tetap mengikuti aturan protokol kesehatan yang sudah diatur,” ungkapnya.

“Pembinaan olahraga ke depannya, terutama 2021, termasuk event-event yang akan digelar, ia minta agar KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang, untuk duduk satu meja, membahas, mana event yang digelar oleh KONI, mana event yang digelar oleh Dispora,” ujarnya.

Pengurus KONI Tanjungpinang juga mempertanyakan, kenapa dana pembinaan KONI belum cair, karena dana ini sangat diperlukan untuk persiapan Atlet menghadapi PON Papua 2021. Ptl Walikota mengatakan ia akan menandatangani dana hibah, setelah ia dilantik menjadi Walikota definitif.(*/es)

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 31 kali.