Stand Pameran dan Bazar MTQ Provinsi Kepri Resmi Dibuka

Investigasi.co.id | Tanjungpinang – Gubernur Kepri, H. Isdianto mendampingi Ketua Dekranasda Provinsi Kepri, Hj. Meri Isdianto meresmikan Stand Pameran dan Bazar MTQ VIII Provinsi Kepri. Pembukaan ini ditandai dengan pemotongan pita pada pintu masuk di Dataran Gurindam 12, Tanjungpinang, Sabtu (19/09/20) sore.

Ikut serta dalam pameran yakni Pemprov Kepri yang mengusung tema Masjid Sultan Penyengat, kemudian Stand Pameran Tanjungpinang yang mengusung tema Balai Adat Penyengat, kemudian Batam yang mengusung tema Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, lalu Lingga mengusung stand berbentuk Tengkolok, Bank Riau Kepri, Bank Indonesia dan Pengawasan Obat dan Makanan.

Pameran sendiri menampilkan produk-produk unggulan di masing-masing daerah seperti olahan makanan khas, pakaian, kerajinan dan lainnya.

Untuk itu, apresiasi disampaikan Gubernur Isdianto karna berkat keterampilan yang dikemas dengan baik ini dapat menjadi nilai plus dalam pelaksanaan MTQ.

“Sembari mengenalkan lebih detail lagi berbagai produk unggulan di masing-masing daerah,” kata Isdianto.

Bazar makanan sendiri lanjut Isdianto menjadi sarana yang bermanfaat untuk mendorong perekonomian masyarakat.

Tentu dalam pelaksanaannya nanti, semua menerapkan protokol kesehatan, masing-masing stand sudah menyiapkan pengukur suhu, hand sanitizer dan bak cuci tangan untuk para pengunjung.

“Kita menghimbau kepada semua agar tetap memperhatikan protokol kesehatan, sehingga kita semua terjaga dan pelaksanaan MTQ dapat berjalan sukses,” harapnya.

Senada dengan Gubernur, Ketua Dekranasda Meri Isdianto juga menyanjung kreativitas para peserta pameran. Meri pun berharap kegiatan ini menjadi salah satu sarana mengenalkan produk-produk unggulan daerah.

“Meskipun kondisi saat ini kita batasi, tapi tetap kami apresiasi karna luar biasa yang di tampilkan para peserta pameran,” kata Meri.(*)

Sumber : Humas Kepri

Iklan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 25 kali.