Kejari Bintan Tetapkan Dua Pejabat BIS BUMD Jadi Tersangka Dugaan Kasus Korupsi 1,7 Miliar

Investigasi.co.id | Bintan – Dua pejabat PT. BIS Badan Uasaha Milik Negara (BUMD) Bintan, ditetapkan menjadi tersangka oleh kejaksaan Negri (Kajari) Bintan, Kamis (10/12/2020).

Adapun dua pejabat yang ditetapkan tersangka oleh Kejari Bintan, merupakan pejabat PT Bintan Inti Sukses (BIS) dengan inisial RIS, selaku Direktur dan TD, selaku Kepala Divisi Keuangan BUMD Kabupaten Bintan.

Melalui konferensi persnya, Kajari Bintan, Sigit menjelaskan bahwa kedua tersangka tersebut ditetapkan sebagai tersangka dengan modus memberikan pinjaman modal kepada mitra kerja PT Bintan Inti Sukses (BIS), yakni sejumlah perusahaan, nelayan dan waralaba.

“Baik dalam bentuk PT maupun perorangan, sebagai sipenerima pinjaman, sehingga terjadi utang piutang kepada BMUD Bintan.” Lanjutnya.

Masih kata Sigit, Selain itu, orang-orang yang menerima pinjaman juga tidak berdomisili di Bintan, melainkan ada yang di Tanjungpinang, Batam, Natuna bahkan ada yang di Singapore.

Adapun atas kerugian ini, berdasarkan hasil perhitungan penyidik Kejari Bintan, sebesar Rp.1,7 Miliar, sehingga pihak Kejari Bintan juga menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp. 250 juta serta 1 unit Honda Beat BP 2513 TU.” Ungkapnya

Berdasarkan hasil proses penyelidikan dari Bidang Pidsus Kajari bintan, kedua tersangka tersebut diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dalam kegiatan investasi jangka pendek oleh PT BIS (BUMD) kepada pihak ketiga dari tahun 2016 hingga tahun 2017.

Dan atas perbuatan yang dilakukan kedua tersangka RIS dan TD dijerat Dengan pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 undang undang Nomer 31 tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana Jo pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Sementara, untuk tersangka RIS, pihak Kejari Bintan belum dapat melakukan penahan dikarenakan yang bersangkutan kini sedang menjalani karantina mandiri/isolasi mandiri terkonfirmasi positif Covid-19.

Sedangkan satu tersangka TD, sudah langsung ditahan pihak Kejari Bintan dan kini sudah dititipkan ke Rutan Tanjungpinang dengan masa proses selama 21 hari.” Pungkasnya.(T.4z)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 77 kali.