Usep RS Pimpin KONI Kepri Periode 2020-2024

Investigasi.co.id | Batam – Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman melantik Usep RS sebagai Ketua KONI Provinsi Kepri. Kepemimpinan Usep RS untuk periode 2020-2024 yang sebelumnya dipimpin oleh Johannes Kenedy di Batam, Sabtu (28/1/2021).

Letjen TNI (Purn) Marciano Norman memberikam apresiasi kepada KONI Provinsi Kepri. Sebab, ditengah pandemi Covid-19 masih bisa menjalankan olahraga sesuai dengan agendanya.

“Dimasa ini tidaklah mudah, dan kita tidak pernah alami peristiwa seperti ini sebelumnya. Apalagi kita harus persiapan atlit olahraga menghadapi PON Papua. Semuanya harus disesuaikan terutama dalam pembinaan para atlit,” ujarnya.

Ia berharap, ketua KONI Provinsi Kepri bisa menyusun program dengan baik. Kata dia, kebijakan pemerintah menerapkan ketat protokol kesehatan (Protkes) setiap kegiatan yang dilakukan.

“Kemarin sudah dilakukan vaksinasi, saya berharap, para atlit diprioritaskan untuk dilakukan vaksinasi Covid-19,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, pengurus KONI Provinsi Kepri bisa memprioritaskan tata kelola organisasi, sehingga KONI Kepri menjadi menjadi percontohan bagi organisasi lainnya. Junjung tinggi sportifitas, landasi rasa cinta dan setiap sen yang keluar harus bisa dipertanggungjawabkan dengan baik.

“Apabila terdampak dipotongnya anggaran sudah menjadi kebijakan nasional, karena saat ini negara sedang memprioritaskan penanggulangan pandemi Covid-19, kita harus bisa menerima dengan baik,” ujarnya.

Kata dia, sebenarnya tahun 2021 ini banyak agenda nasional dan bahkan internasional yang akan digelar. Seperti Indonesia tuan rumah piala dunia sepak bola U20, basket Viva Asia, Olimpiade di Tokyo dan Sea Game di Vietnam dan PON di Papua.

“Banyak sekali ivent yang ada di tahun 2021 ini, bagaimana kita mampu mengatasi penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, ketua KONI Provinsi Kepri Usep RS mengatakan, untuk provinsi Kepri akan diwakili 15 cabang olahraga (Cabor) untuk mengikuti PON di Papua tahun 2021. Sementara cabor yang ada di Provinsi Kepri ada sekitar 54 cabor.

“Tahun ini kami hanya mengirimkan 15 cabor menuju Papua,” kata Usep, Kamis (28/1/2021) usai pengukuhan KONI Provinsi Kepri.

Kata dia, KONI Provinsi Kepri tahun ini hanya mendapatkan anggaran sebesar Rp3,5 miliar dari Pemerintah Provinsi Kepri. Minimnya anggaran yang diberikan, karena saat ini pemerintah memprioritaskan anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Walaupun anggarannya segitu, tapi kami optimis untuk menghadapi PON di Papua,” ujarnya.

Kata Usep, untuk memberangkatkan kontingen ke Papua hanya tiket saja, setidaknya KONI Provinsi Kepri memerlukan biasa sebesar Rp1 miliar. Belum lagi sambungnya biaya untuk pembinaan training Centre (TC) dan lain sebagainya.

“Kami mengharapkan semua pihak baik stekholder maupun pengusaha perhatikan dan dukung olahraga di Kepri,” ujarnya.

Asisten I Pemprov Kepri, Juramadi Esram yang mewakili Gubernur Kepri mengatakan, dimasa pandemi saat ini banyak kegiatan besar termasuk turnamen ditunda pelaksanaannya. Padahal, Provinsi Kepri dipercaya sebagai tuan rumah diadakan turnamen.

“Kita harus saling mendukung, majukan atlit di Kepri,” ucapnya.

Kata dia, guna mensiasati anggaran yang minim, haruss dapatkan dukungan dari berbagai pihak, kerjasama pemerintah dengan organisasi kepemudaan olahraga sampai ke tingkat Kabupaten/Kota.

“Bina atlit tugas bersama, sarana olahraga dimanfaatkan maksimal kalau belum ada cari solusi. Disini butuh komitmen dan pengurus berprestasi dimasa akan datang,” ujarnya.(*es)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 44 kali.