16 Aset Bintan Diserahkan ke Kota Tanjungpinang.

Investigasi.co.id | Tanjungpinang – Sebanyak 16 Aset Pemerintah Kabupaten Bintan yang berada di wilayah Kota Tanjungpinang telah diserahkan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang. Sudah bertahun-tahun, PAD dari aset tersebut dinikmati pemerintah Bintan, meskipuna aset itu berada di Kota Tanjungpinang.

Sengketa penyelesaian sengketa aset Bintan-Tanjungpinang, hampir 20 tahun baru selesai. Hal ini baru bisa teralisasi di pimpinan Walikota Tanjungpinang Hj Rahma.

Dimasa kepimpinan sebelumnya, Walikota Hj Suryatati A Manan, persoalan aset Bintan yang ada di Tanjungpinang juga belum teralisasi. Lalu, di zaman Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah, juga negosiasi dengan Pemkab Bintan buntuh.

Kemarin, penyerahan aset tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan antara Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP dan Bupati Bintan, H. Apri Sujadi, S.Sos yang disaksikan oleh Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, S.E, M.M. Penandatanganan dilaksanakan di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Senin (26/7).

Rahma menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kajari Tanjungpinang Joko Yuhono, SH., MH, Tim Korsupgah KPK Wilayah I Maruli Tua, Bupati Bintan, Kajari Bintan dan Gubernur Kepulauan Riau terkait penyerahan aset tersebut.

Rahma menjelaskan aset yang diserahterimakan oleh Pemkab Bintan. “Alhamdulillah, hari ini telah dilakukan serah terima aset, dari Pemkab Bintan kepada Pemko Tanjungpinang. ada 16 aset yang diserahkan, terdiri kantor-kantor yang ada di wilayah Kota Tanjungpinang, dan beberapa fasilitas umum yang berada di wilayah Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Rahma sangat bersyukur, karena proses yang sudah sekitar 20 tahun ini dapat diselesaikan. Ia juga mengatakan ini berkat dukungan dari semua pihak termasuk KPK RI yang telah memfasilitasi tahapan-tahapan dalam penyerahan aset ini kepada Pemko Tanjungpinang.

“Permasalahan aset ini sudah puluhan tahun, Alhamdulillah saat ini terkait aset sudah rampung diserahkan kepada Pemko. Semua ini atas kerjasama dari stakeholder terkait, juga dari kajari Tanjungpinang dan bintan. Tidak terlepas dari KPK RI yang telah menjembatani antara dua pemerintahan untuk sepakat menyerahkan dan menerima aset yang ada,” sebutnya.

Diketahui, Kajari Tanjungpinang juga bertindak sebagai kuasa hukum Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk pengembalian aset bintan ini. “Dengan dukungan penuh dari semua pihak, akhirnya semua proses telah dilalui dan sudah menemukan kesepakatan bersama”, ujar Rahma.

Rahma menambahkan, hal ini dituntaskan semata-mata untuk kepentingan masyarakat Tanjungpinang. “Dengan aset yang diserahkan ini akan kami manfaatkan dan pergunakan untuk pelayanan serta kepentingan masyarakat,” harapnya.

Saat serah terima, Rahma turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, Kepala BPKAD Kota Tanjungpinang, Yuswandi, SH, M.Si dan Kepala Inspektorat Kota Tanjungpinang, Drs. H. Tengku Dahlan, MT.(*/sp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel ini telah dilihat : 70 kali.