Takraw Kepri Bakal Berhadapan Dengan Lawan Berat di PON Papua.

Investigasi.co.id | KEPRI – Cabang sepak takraw salah satu cabang yang diharapkan meraih medali emas buat kontingen Kepri di ajang Multievent, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Target ini beralasan, karena tiga pemainnya, diperkuat oleh pemain pelatnas SEA Games Vietnam. Mereka adalah atlet asli dari Kepri.

Selama ini, atlet sepak takraw melaksanakn training centre (tc) di Karimun. Beberapa try out sudah dilakukan termasuk atlet di Batam.

Terakhir, ia try out ke Sumatera Barat, Padang. Disana, ia berlaga dengan pemain atlet PON Sumbar. Hasilnya, ada menang dan ada kalah.

Cabang olahraga (cabor) sepak takraw Kepri akan berangkat ke Papua, Kamis (23/9). Sepak takraw Kepri akan berlaga di PON Papua, mulai Senin (27/9).

Pelatih sepak takraw Kepri Tamrin mengatakan hingga saat ini anak asuhnya terus menjalani pemusatan latihan. Jelang keberangkatan, Tamrin menjelaskan tim sepak takraw dalam kondisi prima.

“Semua pemain berada dalam kondisi baik dan tidak terkendala cedera. Meski sempat ada yang terpapar Covid-19, tapi kini dalam kondisi sehat dan siap diturunkan di PON Papua nanti,” beber Thamrin.

Terkait peluang di PON, Thamrin mengatakan Kepri akan menghadapi laga yang terbilang berat. “Di PON Papua nanti, Kepri akan menghadapi lawan-lawan yang terbilang keras,” tuturnya.

Menurut Tamrin, saat ini hampir semua daerah diperkuat pemain timnas. “Kepri sendiri terbilang provinsi yang sedikit diperkuat pemain nasional,” terangnya.

Tamrin mengatakan sejumlah provinsi bakal menjadi batu sandungan bagi Kepri untuk meraih prestasi maksimal. Yaitu Provinsi Gorontalo, Jawa Tengah, dan Sunatera Barat.

“Tapi optimis bisa lolos dari kualifikasi. Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Kepri,” tegas Tamrin.

Untuk kualifikasi di PON Papua nanti, peserta akan dibagi menjadi dua pool. Hanya saja pembagian pool akan dilakukan saat technical meeting.

“Kekuatan antarprovinsi sebenarnya bisa dibilang cukup berimbang. Tapi nanti pertandingan akan berjalan dengan keras,” ujarnya optimis.

Tamrin meminta doa dan dukungan dari masyarakat Kepri agar bisa meraih hasil maksimal. “Sepak takraw adalah ilahraga yang katanya berasal dari Kepri,” ucapnya.

“Mohon dukungan dari seluruh masyarakat Kepri agar bisa mempersembahkan prestasi maksimal di ajang multievent empat tahunan ini,” pinta Tamrin. (*/sp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *