Kadis PUTR “Sekka Wajah” Saat Audiensi FORMASI, Isu Anggaran Jalan Rp55 Miliar Kian Jadi Sorotan Publik
Investigasi.co.id – KABUPATEN CIREBON – Pertemuan audiensi antara Forum Masyarakat Sipil Untuk Keadilan dan Demokrasi (FORMASI) Cirebon dengan DPRD Kabupaten Cirebon yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon pada Selasa, 26 Mei 2026, berlangsung penuh sorotan. Dalam forum tersebut, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cirebon tampak beberapa kali menyeka wajah saat memberikan penjelasan terkait isu anggaran pembangunan jalan yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Audiensi tersebut digelar sebagai respons atas berkembangnya isu dugaan anggaran jalan senilai Rp.55 miliar yang menjadi perhatian masyarakat luas. Di hadapan peserta audiensi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, R. Hasan Basori, S.E., M.Si., terlebih dahulu memaparkan kronologi hingga munculnya polemik yang kini memantik keresahan publik.
Dalam pemaparannya, Hasan Basori menjelaskan bahwa angka Rp.55 miliar yang ramai dibicarakan masyarakat justru disebut lebih kecil dibanding nilai sebenarnya dalam skema anggaran yang telah diuraikan dalam forum tersebut. Penjelasan itu dinilai cukup gamblang oleh peserta audiensi, meski publik masih mempertanyakan lemahnya keterbukaan informasi sejak awal isu mencuat.
Sementara itu, penjelasan dari pihak Dinas PUTR dinilai belum mampu menjawab secara menyeluruh berbagai pertanyaan yang dilontarkan FORMASI. Minimnya uraian teknis dan keterbukaan data justru memunculkan kesan bahwa klarifikasi dilakukan setelah tekanan publik semakin meluas.
Kondisi itu memantik kritik terhadap pola komunikasi Dinas PUTR Kabupaten Cirebon yang dianggap lamban merespons kegelisahan masyarakat.
Di tengah derasnya isu yang berkembang selama beberapa waktu terakhir, publik menilai seharusnya penjelasan disampaikan lebih awal tanpa harus menunggu desakan audiensi dan sorotan masyarakat sipil.
Advokat Qorib, S.H., M.H., menegaskan bahwa audiensi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan transparan terkait penggunaan anggaran pembangunan jalan di Kabupaten Cirebon.
“RDP ini menjadi momentum penting agar masyarakat mendapatkan penjelasan secara utuh dan transparan mengenai kondisi anggaran pembangunan jalan di Kabupaten Cirebon. FORMASI akan terus mengawal agar anggaran yang telah direncanakan benar-benar digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” tegas Qorib.
FORMASI menilai pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran daerah merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Terlebih, persoalan infrastruktur jalan selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat Kabupaten Cirebon yang menyentuh langsung kepentingan publik.
Kini, masyarakat menunggu langkah konkret serta keterbukaan penuh dari Dinas PUTR Kabupaten Cirebon agar polemik yang berkembang tidak semakin menurunkan kepercayaan publik terhadap tata kelola anggaran daerah.
Hisam






