Investigasi.co.id – CIREBON,19/8)26 – Dugaan bullying atau perundungan terhadap siswa di SD Santa Maria Kota Cirebon menjadi sorotan. Persoalan ini mencuat setelah adanya pengakuan dari siswa dan orang tua yang menyebut anak merasa tidak nyaman hingga tidak ingin kembali bersekolah.
Saat dikonfirmasi, guru BP menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melakukan pemanggilan untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Namun, dari keterangan pihak sekolah, disebutkan bahwa tidak pernah terjadi bullying.
Sementara itu, keterangan tersebut berbanding dengan pengakuan siswa dan orang tua. Orang tua menyampaikan bahwa kondisi yang dialami anak membuatnya enggan untuk kembali ke sekolah.
Perbedaan keterangan ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana dugaan tersebut telah ditelusuri. Apalagi, persoalan menyangkut kenyamanan dan kondisi psikologis seorang anak di lingkungan pendidikan.
Pihak sekolah diharapkan tidak hanya melihat persoalan dari sisi ada atau tidaknya tindakan bullying, tetapi juga menggali penyebab anak merasa tidak nyaman. Keterangan dari siswa, orang tua, guru, serta pihak lain yang mengetahui kejadian perlu diperiksa secara objektif.
Jangan sampai dugaan perundungan dianggap selesai hanya karena pihak sekolah menyatakan tidak pernah terjadi bullying, sementara anak justru disebut tidak ingin lagi bersekolah.
Sekolah merupakan tempat pendidikan yang seharusnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh siswa. Karena itu, setiap dugaan perundungan perlu ditangani secara serius, transparan, dan mengutamakan kepentingan serta perlindungan anak.
Red






