Investigasi.co.id, Cirebon, 11 Juli 2025 — Suasana semarak terasa sejak sore hingga malam di Lapangan Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Festival Kali Pacit yang digelar pada Jumat (11/7) menjadi salah satu rangkaian dalam peringatan Hari Jadi Kota Cirebon ke-598.
Acara yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dari masing-masing RW di Kelurahan Kalijaga ini menghadirkan ragam kreasi seni dan budaya lokal. Selain pertunjukan kesenian, Festival Kali Pacit juga menjadi ajang pemberdayaan ekonomi warga melalui partisipasi 30 tenda UMKM yang menyajikan aneka produk unggulan masyarakat.
Tak hanya itu, festival ini turut diramaikan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan semua kalangan usia, seperti senam massal, lomba fashion, lomba catut, lomba mewarnai, hingga kegiatan religius berupa tawasulan dan santunan anak yatim.

Malam puncak acara menjadi sorotan utama dengan penampilan memukau dari Padepokan Jejer Djati, yang berasal dari RT 08 RW 03 Kelurahan Kalijaga. Di bawah pimpinan Guru Besar Abi Soleh Al Furqon, padepokan yang berdiri sejak tahun 2010 ini mempertontonkan aksi Seni Budaya Debus yang mengundang decak kagum para penonton.

Pertunjukan Debus yang dikenal sarat nilai spiritual dan ketahanan fisik ini dibawakan oleh para anggota padepokan, antara lain: Ivandi Asdar, Amien Al Furqon, Fajar, Aziz, Abah Jabrig, Abah Ruskanta, Kurnaedi, Imdad Hibabullah, Hamdan Nugraha, Afandi, Rosid, Naimin, dan Daff.
Menambah semarak suasana, sosok Abah Agus yang tampil sebagai pembawa acara berhasil menciptakan atmosfer meriah dan penuh antusiasme. Ratusan pengunjung dari dalam dan luar wilayah Kalijaga tampak menikmati setiap rangkaian kegiatan hingga larut malam.

Festival Kali Pacit bukan hanya menjadi ajang hiburan, namun juga menjadi bukti nyata kolaborasi masyarakat dalam menjaga, mengembangkan, dan melestarikan budaya serta semangat kebersamaan di tengah-tengah kehidupan kota.
[ NIKO ]






