Pembukaan Event Persit Bisa 2026 : *Semangat Pemberdayaan UMKM dan Pesona Wastra Nusantara*

Budaya303 Dilihat

Investigasi.co.id , JAKARTA, 7 MEI 2026 – Gelaran bergengsi “Persit Bisa” 2026 resmi dibuka pada Kamis (7/5) di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Mengusung tema “Sulam Peniti” pada hari pertamanya, ajang ini bertransformasi menjadi ruang apresiasi terhadap kekayaan budaya nusantara sekaligus panggung utama bagi pelaku ekonomi kreatif di lingkungan keluarga besar TNI Angkatan Darat.

Prosesi pembukaan berlangsung khidmat tepat pukul 13.00 WIB. Duet pembawa acara, Ny. Ita Daniel dan Ny. Diana Galang, memandu jalannya acara yang diawali dengan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana religius juga terasa saat doa bersama dipanjatkan oleh Ny. Anggit, memohon kelancaran bagi seluruh rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari kedepan.

Puncak prosesi pembukaan Persit Bisa-2 ini ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong yang
dilakukan oleh Ibu Wakil Presiden. Dentuman gong tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin, menandai dimulainya sinergi besar dalam pemberdayaan perempuan dan UMKM di tahun ini.

Seusai sesi formal, para tamu undangan disuguhkan visualisasi melalui Opening Video yang menampilkan ragam budaya serta kilas balik perjalanan kegiatan sebelumnya. Kemeriahan kian terasa saat penyanyi kenamaan Joy Tobing naik ke atas panggung. Dengan iringan Kartika Band, lantunan lagu Tanah Airku dan lagu tema Persit Bisa sukses membangkitkan semangat dan rasa pride seluruh
hadirin yang memadati area expo.

_*Kehadiran Batik Rosi yang Memikat Pengunjung*_

Di sela-sela kemeriahan pembukaan, area pameran UMKM menjadi magnet tersendiri bagi para pengunjung. Salah satu yang mencuri perhatian adalah kehadiran gerai Batik Rosi. Brand wastra ini menampilkan deretan koleksi kain batik dengan motif khas yang memadukan teknik tradisional dan
estetika modern.

Partisipasi Batik Rosi dalam event ini mempertegas komitmen penyelenggara dalam mengangkat potensi UMKM lokal ke
level yang lebih tinggi. Koleksi kain yang dipamerkan tidak hanya sekadar menjadi komoditas dagang, tetapi juga media edukasi budaya bagi para pengunjung yang hadir di hari pertama ini.

Sesuai dengan jadwal “Sulam Peniti”, rangkaian hari pertamaini juga akan berlanjut dengan berbagai kegiatan edukatif di area Talkshow, seperti diskusi mengenai tata cara penggunaan wastra bagi generasi milenial. Dengan dimulainya hari pertama ini, “Persit Bisa” 2026 diharapkan menjadi titik balik penguatan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya yang digerakkan oleh para perempuan hebat di balik
seragam organisasi.

(Eka)