Aktivis Muda Cirebon Moch Andri Berikan Apresiasi Untuk Wali Kota Effendi Edo, Wujudkan Perbaiki Jalan Argasunya Yang Rusak

Peristiwa715 Dilihat

Investigasi.co.id, CIREBON 10 September 2026 — Penantian panjang masyarakat di kawasan Sumur Wuni–Kali Lunyu, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, terkait kondisi jalan yang telah lama mengalami kerusakan akhirnya diperbaiki.

Aktivis muda Cirebon Moch Andri bersama tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Cirebon Effendi Edo, S.E., M.Si. atas direalisasikannya perbaikan jalan yang selama ini menjadi salah satu persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

Kondisi jalan yang rusak sebelumnya dinilai kerap mengganggu aktivitas warga dan berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan. Persoalan tersebut bahkan sempat membuat masyarakat beberapa kali menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa, dengan harapan pemerintah segera memberikan perhatian dan melakukan perbaikan.

Kini, harapan tersebut perlahan mulai terealisasi. Pengerjaan perbaikan jalan telah dilaksanakan dan diharapkan mampu memberikan kenyamanan serta meningkatkan keamanan masyarakat dalam berkendara.

Respons positif masyarakat semakin terlihat ketika Wali Kota Cirebon Effendi Edo, S.E., M.Si. turun langsung meninjau proyek pengerjaan perbaikan jalan di lokasi. Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota juga berkesempatan bertemu dan berdialog dengan warga setempat.

Kehadiran Wali Kota di tengah masyarakat pun disambut dengan suka cita. Warga berharap pengerjaan jalan dapat berlangsung dengan baik hingga selesai dan memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Moch Andri yang pada kesempatan tersebut turut bertemu dan berdialog langsung dengan Wali Kota Cirebon menyampaikan bahwa masyarakat sepatutnya memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah yang telah merealisasikan perbaikan jalan.

“Kita patut bersyukur karena akses jalan di kawasan Argasunya sedang diperbaiki. Ini merupakan sesuatu yang sudah lama dinantikan masyarakat,” ujar Moch Andri di hadapan awak media.

Ia mengatakan, persoalan jalan rusak sebelumnya telah menjadi keluhan masyarakat dan bahkan telah disampaikan melalui berbagai bentuk aspirasi. Karena itu, menurutnya, ketika pemerintah akhirnya melakukan perbaikan, masyarakat seharusnya bersama-sama memberikan dukungan.

Moch Andri juga menyayangkan adanya pihak yang masih mempermasalahkan hal-hal yang berkaitan dengan teknis pekerjaan di tengah proses perbaikan berlangsung.

“Saat jalan masih rusak diprotes, sekarang sedang dikerjakan perbaikan diprotes juga. Jadi maunya apa?” tegasnya.

Menurutnya, kritik terhadap pembangunan tetap diperbolehkan sebagai bagian dari kontrol masyarakat. Namun, persoalan teknis sebaiknya disampaikan secara konstruktif agar tidak menghilangkan tujuan utama, yaitu memperbaiki akses jalan yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

“Yang sepatutnya kita lakukan adalah bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Wali Kota Effendi Edo karena tidak mengabaikan segala kepentingan masyarakat. Aspirasi warga sudah ditanggapi dan sekarang perbaikan jalan sudah direalisasikan,” ungkapnya.

Moch Andri bersama tokoh masyarakat Sumur Wuni–Kali Lunyu berharap proses pengerjaan dapat berjalan lancar dan menghasilkan infrastruktur jalan yang berkualitas serta dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan menjaga hasil pembangunan tersebut setelah pekerjaan selesai.

Dengan mulai diperbaikinya akses jalan tersebut, masyarakat Argasunya kini memiliki harapan baru. Setelah sekian lama menghadapi kondisi jalan yang rusak, warga perlahan dapat merasakan akses yang lebih nyaman dan aman untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Intinya, jalan diperbaiki. Mari kita dukung bersama agar pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Argasunya,” pungkas Moch Andri.

RIDHO. R