Jalan Kali Lunyu Kelurahan Argasunya Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Enam Anggota DPRD Wilayah Dapilnya Dinilai Abai

Investigasi.co.id, Cirebon 21 September 2025 – Keluhan warga Jalan Kali Lunyu, Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon seolah jatuh ke telinga yang tuli. Jalan rusak yang sudah lama dibiarkan, kembali menegaskan satu hal, wakil rakyat dari Dapil 3 Harjamukti A Kalijaga terkesan pura-pura tidak tahu, padahal setiap hari warga mengeluh karena harus melewati akses jalan yang kian parah kondisinya.

Yang lebih ironis, menurut keterangan seorang warga yang enggan disebutkan namanya, ada dua anggota dewan yang berdomisili di Argasunya dan hampir saban hari melintasi jalan rusak tersebut. Mereka adalah Een Rusmiati dari Partai Hanura dan Anita Tri Handayani dari Partai PPP. Fakta bahwa keduanya pasti mengetahui langsung kondisi itu yang tidak bisa dipungkiri. Namun, alih-alih memperjuangkan perbaikan jalan sebagai prioritas, program pokok pikiran (pokir) yang mereka jalankan justru tersalur ke sektor lain.

Lalu, bagaimana dengan empat nama anggota DPRD lainnya dari dapil yang sama? Harry Saputra Gani (NasDem), Erry Yudistira Ramadhan (Golkar), Tresnawaty (Gerindra), dan Stanis Klau (PDIP). Hingga kini, nyaris tak terdengar gebrakan berarti mereka di Argasunya. Warga bertanya-tanya, apakah mereka hanya hadir di musim kampanye lalu menghilang ketika rakyat membutuhkan?

Jika keenam legislator ini benar-benar menggunakan kewenangan pokir atau cara lainnya mereka bersatu mendorong perbaikan infrastruktur, terutama Jalan Kali Lunyu dan sekitarnya, masalah ini yang nampak jelas tidak akan berlarut-larut. Tetapi kenyataannya, jalan tetap hancur, warga semakin mengeluh, sementara janji perbaikan seakan hanya menjadi slogan kosong.

“Kami ini bukan minta muluk-muluk. Jalan yang layak saja sudah cukup. Kalau wakil rakyat tidak bisa memperjuangkan itu, lalu apa gunanya mereka duduk di kursi DPRD, masa kudu di demo dulu?” ujar warga dengan nada getir.

Persoalan Jalan Kali Lunyu kini menjadi cermin buram wajah perwakilan rakyat di Kota Cirebon. Pertanyaan besar menggantung: apakah enam anggota DPRD Dapil 3 Harjamukti A Kalijaga akan terus menutup mata dan telinga, atau berani membuktikan diri bahwa mereka bukan sekadar penonton dalam penderitaan rakyat yang memilih mereka?

 

[ RED ]

Relevansi

Jangan Lewatkan