Pameran Keris SAKETI Jadi Daya Tarik di Pameran dan Bazar UMKM di Pendopo Bupati Cirebon 

Investigasi.co.id, CIREBON, 25 Oktober 2025 – Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Pameran dan Bazar UMKM di Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu (25/10). Acara yang dibuka langsung oleh Bupati Cirebon H. Imron Rosyadi, M.Ag. ini menghadirkan beragam pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berbasis pariwisata, kelautan, perikanan, serta ekonomi kreatif.

Selain menampilkan aneka produk unggulan daerah, kegiatan ini juga dirangkai dengan pemutaran film dokumenter tentang penemuan makam Imam Buchari oleh Bung Karno, yang memberikan nilai sejarah dan edukasi bagi para pengunjung, khususnya kalangan pelajar.

Daya tarik utama dalam acara ini adalah pameran keris pusaka yang digelar oleh Paguyuban SAKETI (Seni Ekraf Tosan Aji Cirebon), di bawah kepemimpinan Gunawan Wibiksana beserta jajaran pengurusnya. Pameran tersebut menghadirkan koleksi gaman tosan aji dari berbagai daerah di Nusantara. Melalui kegiatan ini, SAKETI berupaya memperkenalkan nilai filosofis dan historis keris sebagai warisan budaya leluhur yang perlu dilestarikan.

 

“Keris bukan hanya pusaka, tetapi cerminan karakter dan kearifan budaya bangsa. Melalui pameran ini, kami ingin menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap warisan leluhur,” ujar Gunawan Wibiksana, Ketua Paguyuban SAKETI.

Acara ini juga turut dihadiri oleh mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, M.T., yang kini menjabat sebagai Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan periode 2025–2030. Dalam sambutannya, Risma mengapresiasi upaya Kabupaten Cirebon dalam mengangkat potensi lokal melalui sinergi antara UMKM, seni, budaya, dan edukasi.

Hadir pula Rudiana, SE., MAP, anggota DPRD Kabupaten Cirebon sekaligus seorang budayawan dan kolektor keris pusaka Nusantara. Ia turut memberikan dukungan penuh terhadap eksistensi SAKETI sebagai wadah pelestarian seni tosan aji di Cirebon. Rudiana berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan guna memperkuat identitas budaya daerah.

“Cirebon memiliki sejarah dan tradisi tosan aji yang panjang. Paguyuban seperti SAKETI perlu terus didorong agar menjadi ikon budaya sekaligus sumber inspirasi bagi generasi muda,” ujarnya.

Pameran dan Bazar UMKM ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Tak hanya pelaku usaha dan pecinta budaya, kalangan pelajar pun ikut hadir untuk menambah wawasan mengenai dunia UMKM, sejarah, dan kebudayaan lokal.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas budaya, dan pelaku UMKM, acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat potensi ekonomi daerah yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal dan warisan budaya leluhur.

NIKO | LITERASI.CO.ID

 

 

Relevansi

Jangan Lewatkan