Investigasi.co.id, Cirebon, 28 Juni 2025 — Dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-598 Kota Cirebon, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Cirebon. Dalam sambutannya, Dedi menyampaikan serangkaian saran strategis guna mendorong Cirebon menjadi kota tujuan wisata budaya yang unggul di Jawa Barat.
Gubernur Dedi menegaskan bahwa penguatan infrastruktur dan estetika kota merupakan kunci utama menjadikan Cirebon lebih atraktif bagi wisatawan. Ia menyarankan agar Kota Cirebon fokus pada:
Perbaikan jalan dan trotoar yang artistik,
Penataan gang-gang kecil dengan paving block,
Penghijauan ruang publik,
Pembersihan daerah aliran sungai dari sampah,
Penataan pencahayaan jalan secara estetis.

Lebih jauh, Dedi mendorong penguatan identitas budaya lokal melalui pendekatan visual dan musikal, seperti penggunaan pakaian adat oleh pelaku UMKM dan kehadiran gamelan di hotel maupun ruang publik. Ia juga menawarkan dukungan desain arsitektur dari tim profesional Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membantu penataan kota secara komprehensif.
“Jika semua ditata dengan baik dan berwajah budaya, maka Cirebon akan menjadi ‘Yogyakartanya Jawa Barat’,” ujar Dedi, mengutip gagasan yang sebelumnya pernah ia lontarkan dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-543.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak Pemerintah Kota Cirebon bersinergi dalam pembiayaan program, agar pembangunan dapat terlaksana secara konkret dan berkelanjutan.
Rapat paripurna yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat Cirebon yang antusias menyambut arah baru pembangunan daerah.
[ NIKO ]











